Menjadi penyiar radio?? hobby atau pekerjaan??

berbicara tentang Sebuah profesi yang dilakukan karena hobby seharusnya akan menghasilkan output yang berbeda dibandingkan dengan profesi yang dilakukan karena terpaksa atau kepepet. Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan kecintaan penuh, totalitas dan tanpa pamrih akan memberikan sebuah kualitas yang jauh berbeda dibandingkan dengan pekerjaan yang dilakukan karena mengejar kebutuhan hidup alias sekedar "mencari uang". Meskipun Sampai saat ini, masih saja ada anggapan berkarir di dunia kepenyiaran, khususnya profesi penyiar radio, tidak memiliki prospek yang cerah. Sebagian orang seperti itu masih menilai dengan paradigma lama bahwa bekerja sebagai penyiar hanyalah untuk hobby atau pengisi waktu saja. Profesi penyiar tidak bisa dijadikan sebagai sandaran hidup.
Namun masalah sebenarnya bukanlah pada pernyataan apakah ini hobby atau bukan hobby,tapi bagaimana kita mambentuk niatan awal sebelum menjadi seorang penyiar radio.

“Dalam dunia bisnis, bagi seorang penjual yang sedang melayani komsumen, pelanggan adalah raja. Dalam dunia radio, bagi seorang penyiar yang sedang bertugas, pendengar adalah sahabat terdekatnya. Seorang sahabat tak akan menyakiti sahabatnya. Seorang sahabat akan melayani dengan sepenuh hati. Maka, jangan sakiti sahabatmu dengan ketidakpedulianmu. Jangan abaikan dia dengan ego pribadimu”.

Maka dari itu, seorang penyiar itu bukan hanya seorang yang bertutur kata di belakang benda mati (mixer,microphone,komputer dsb.) namun penyiar adalah seorang teman untuk share atau curhat dan juga entertainer yang bisa menghibur kita meski hanya melalui suara (audio), atau bersifat audittif

Anda membaca artikel dan anda bisa menemukan Anchor Text artikel dengan url http://artsentsasion.blogspot.com/2010/12/menjadi-penyiar-radio-hobby-atau.html.


Backlink here..

Description: Rating: 4.5 Reviewer: umy staf - ItemReviewed:


Shares News - 01.12


Share your views...

0 Respones to " "

Poskan Komentar